Angkringan adalah tempat berjualan berbagai macam makanan yang ada di hampir setiap ruas jalan dan gang Jogjakarta. Kalau boleh mendiskripsikan, angkringan itu berwujud seperti sebuah gerobak dorong yang berisi penuh makanan dan jajan, beroperasi di sore, malam dan dinihari dan menggunakan penerangan lampu senthir (kebanyakan) serta temaramnya lampu-lampu mercury jalanan Jogja.
Konsumen angkringan, meski sering dicap sebagai warung rendahan, pada kenyataannya terdiri dari berbagai kalangan. Mulai dari tukang becak, anak2 perantauan, mahasiswa, budayawan dan seniman, karyawan hingga eksekutif kadang tak sungkan menghabiskan malam untuk menyantap makanan dan minum teh jahe di Angkringan.
Perilaku konsumen pun bermacam-macam di sana. Ada yang hanya membeli untuk dibawa pulang, ada pula yang membeli, makan sebentar lalu pulang, namun yang paling sering ditemui adalah membeli, ngobrol, membeli lagi, dan ngobrol lagi di warung angkringan bersama rekan maupun “rekan-rekan” baru yang ditemui dan di kenal di sana. Otomatis, di angkringan tidak ada pembedaan strata sosial, agama maupun ras. Mereka semua sama di keremangan lampu senthir, sebagai sosok anak manusia yang makan dan minum dari tangan penjual yang sama.
Apakah Angkringan.Or.Id itu?
Belajar dari filosofi angkringan sebagai sebuah warung multi-user yang tidak memperlihatkan strata sosial yang memang sebenarnya ada, maka komunitas Angkringan.Or.Id pun memiliki tujuan yang sama yaitu menjaring para “Tukang Ngutang” (sebutan untuk member situs ini) dalam hal bersuara dan berkespresi melalui kata-kata tanpa harus memikirkan strata sosial, agama, ras dan suku.
Angkringan.Or.Id merupakan proyek restorasi dari komunitas yang terdahulu yang bernama Angkringan.Warnadunia.Net dan sempat hidup sekitar tahun 2003. Meski kami juga bertujuan untuk menggabungkan para pencinta blog se-Jogja, namun sebenarnya kami tak mau membatasi keanggotaan Angkringan.Or.Id. Artinya… gak perlu ragu, meski kamu di Jogja atau tidak, kalau memang berminat untuk bergabung dengan komunitas ini, ya feel free. Jadi tunggu apa lagi..? “Yuk Ngangkring”
