Fatwa HARAM Face Book
Akhirnya, jejaring social yang lagi ngetren bernama “Face Book” di wacanakan untuk di-fatwa-i Haram oleh Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri Jawa Timur yang di gelar di Pesantren Lirboyo, Kediri.
Walah…!!!, mengapa wacana ini muncul tiba-tiba disaat bangsa Indonesia sedang disibukkan oleh hajatan PILEG dan PILPRES ?. Ada apa gerangan ?. ada maksud tersembunyi apa dibalik peng-haram-an itu?, kok kesannya kurang kerjaan, sekedar menebar sensasi di tahun pemilu ini.
Kemudian, ketika khalayak ramai “memprotes” wacana yang digulirkan oleh aktivis pondok pesantren, maka juru bicara mereka pun segera meralat, bahwa yang diharamkan itu adalah penggunaan fasilitas yang disediakan dan ditawarkan internet (Face Book, Friendster, dll) itu untuk tujuan yang tidak tepat, seperti ngegosip, ngrasani, cari jodoh, judi, menghina, mengumpat, pacaran jarak jauh, penyebaran foto porno, menuduh, onani lewat fantasi dunia maya, dll yang dianggap nyalahi aturan nilai/norma, agama, budaya dan adat ketimuran.
Weleh-weleh… jangan-jangan dibalik itu ada kepentingan terselubung. Kita tahu bahwa senyatanya Teknologi internet telah menggeser status quo dan peran kemasyarakatan kaum kiai/ulama sebagai pemegang otoritas tunggal pengajaran keagamaan, lebih menukik lagi, dapat dikatakan bahwa “kharomah” dan ucapan (nasehat) kiai/ulama telah mulai digantikan perannya oleh “internet”. Contoh kecil, ketika orang bertanya atau mencari tahu tentang masalah keagamaan, mereka tak usah repot, tinggal meng-Klik google/Fb, maka dalam hitungan detik semua informasi yang ditanyakan/dicari akan tersaji, bahkan jawabannya banyak sekali dengan berbagai versi/sudut pandang yang dapat memperkaya wawasan.
Sedangkan jika bertanya kepada kiai/ulama secara langsung (tatap muka), tentulah masih memerlukan waktu untuk “sowan”, belum lagi jika kiai/ulama berhalangan, sibuk dengan kesibukan lainnya (berpolitik, berbisnis), termasuk harus menyiapkan dana untuk sekedar salam tempel sebagai tanda hormat dan takzim. Dan kalau pun terjawab, belum tentu jawabannya memuaskan karena keterbatasan ilmu dari sang kiai/ulama dalam memaknai permasalahan. Karena memang beda antara kiai kampung dengan kiai lulusan pondok modern, apalagi dengan kiai partai dan kiai lulusan universitas.
Yang jelas, harus diakui bahwa internet yang dibawa oleh teknologi canggih itu membawa dampak ; hilangnya keragaman, terjadinya fragmentasi, lahirnya impersonalitas individualistis, dan terjadinya alienasi manusia dari spiritualitas agama.
Akan tetapi, mau tidak mau di jaman computerized yang mengharuskan bersentuhan dengan teknologi internet, masing-masing pribadi harus bijak dan punya kesadaran diri (self filter) terhadap dampak ikutan dari sajian informasi yang selalu berubah dan berkembang disetiap waktu. Itu jika tidak mau disebut manusia katrok ketinggalan jaman.
Di era kesejagatan ini, hampir semua media bisa digunakan untuk berbuat menyimpang berbuat jahat/melanggar hukum (penyimpangan sosial).
Kalau hanya ingin pacaran, cari teman, mengumpat, nyebar isu, tidak harus lewat Face Book yang akan diharamkan, tapi bisa lewat SMS, surat kaleng, surat pos, telepon umum. Artinya, semua media bisa dijadikan sarana untuk tujuan tidak layak dan tidak sesuai dengan aturan hidup bermasyarakat. Tinggal bagaimana kita memaknainya dan memanfaatkan keberadaan Face Book dan semacamnya untuk menunjang kemudahan menikmati hidup.
Jadi harapannya, kepada kawan-kawan yang mengaku sebagai penjaga akhlak moral agama, hendaknya, sebelum ngurusi masalah yang sifatnya universal, alangkah bijaknya jika ngurusi dulu masalah internal ummat islam sendiri. Seperti perlu kiranya adanya fatwa haram bagi kiai/ulama yang suka melakukan pelecehan sexual terhadap santriwatinya, keluarkan fatwa haram bagi lasykar keagamaan yang sering berbuat keonaran yang anarkhis, keluarkan fatwa haram bagi santriwati/muslimah yang mengenakan baju kelewat ketat menutup auratnya, akan tetapi karena ketatnya maka secara tidak sadar telah mempertontonkan dengan jelas bentuk auratnya. Karena dengan melihat postur tubuh indah dari muslimah, sedikit banyak akan menggoyahkan sendi-sendi keagamaan, khususnya kaum abangan.
Mungkin iman kuat, tetapi bagaimana dengan imran yang masih sehat ?. Wallahu a’lam bish showab
bluemeda ngangkring @ 29 May 2009 | 21:00:35
Saya setuju dengan apa yang disampaikan kang rusi.. Semua bergantung pada pengguna Facebook itu tersebut.. Kalo memang yang dilarang adalah ngegosip, ngrasani, cari jodoh, dll, kenapa nggak internet aja yang di-HARAM-kan?? Kenapa cuma Facebook yang disebut,,? Saya rasa ini cuman sensasi para petinggi agama..
Ckckck *geleng geleng kepala*.
Apalagi mengingat bahwa web teratas yang paling banyak dikunjungi oleh rakyat Indonesia (versi Alexa) adalah Facebook itu sendiri,,. Apa itu berarti rakyat indonesia banyak yang masuk neraka gara2 Facebook yang haram??
Kenapa tanya??
Fathdjri ngangkring @ 30 May 2009 | 10:36:54
fes buk kui panganan opo, krungu jenenge wae aku kok wis ra doyan.
ony_art ngangkring @ 30 May 2009 | 22:14:25
iya setuju itu dengan yang di sampaikan kang rusi...benar2 kurang kerjaan...lebih banyak masalah yang mending di urusi dari pada bikin fatwa haram yang garis batasnya aja ga jelas..sama kayak fatwa haram merokok bagi nak di bawah umur lha yang dewasa gimana???syah2 aja walah2 mbok ya nggak usah bikin dari pada ga jelas juntrungannya
arek.suroboyo ngangkring @ 31 May 2009 | 00:18:50
Kiai sing sek tak kurmati, penjenengan kabeh maneh2 ngetokno fatwa sing asal (opo asal fatwa?).
Eling mbiyen pas njenengan ngetokno fatwa Golput iku Haram, iku berarti njenengan dhewe wis semena-mena ngrampas hak asasine menungso kanggo berdemokrasi, padahal Golput iku sebagai salah sijining bentuk keprihatinan masyarakat atas rendahnya moralitas dan kredibilitas poro pimpinan (dudu pemimpin) negoro ambek wakil rakyat nyang legislatif.
Saiki maneh-maneh njenengan memfatwakan haram e forum jejaring internet (Facebook ambek Friendster) karna dipandang suatu perbuatan sing sia2 lan gak onok untunge. Opo bener ngono?
Eling ungkapan Sabda Pandito Ratu sing artine Pemimpin, Ulama, Tokoh Masyarakat kudu ati2 nek nggawe keputusan, karna keputusan sing digawe merupakan representasi teko wahyuning Gusti Allah SWT.
Awakku sing kurang tata iki ngelingno maneh fatwa njenengan u/ ngharamno nyolati koruptor, opo yo wis njenengan lakoni?
Sepurane Kiai, iki karno awak elek iki ngeman njenengan.
rusi ngangkring @ 31 May 2009 | 07:39:13
PKS dalam berkoalisi mengusulkan agar para istri capres dan cawapres berjilbab
walah ada apa denganmu PKS ? sedangkan NU, Muhammadiyah, Persis, Al-Irsyad, dll tidak amempermasalahkannya.
seandainya masing2 agama juga mengusulkan sesuai dengan nilai/ajaran agama masing2. Trus dimana rasa ke BINEKA TUNGGAL IKA an kita sebagai bangsa.
wah PKS kok mempolitisir agama. (apa terinspirasi oleh fatwa haram pes buk ?)
joyo gobyos ngangkring @ 31 May 2009 | 22:18:58
Segalany kalo oper dosis ya gak baik, berlebih-lebihan juga gak baik. Pesbuk juga bisa menjadi sarana buat ibadah, mengajak sholat, mengajak ngaji mengajak berdoa, beramal dan lain-lain.
Banyak kyai dengan propilnya di pesbuk yang mengajak kita agar selalu beribadah (trus yang mengharamkan itu kyai dari mana, merknya apa, ukurannya berapa, bentuknya seperti apa,???)
Kita bukan negara sekuler, kita juga bukan negara tangan besi, kita memiliki keanekaragaman satwa (lhooo???) dan budaya yang jika digabungkan akan menjadi bentuk geometris yang begitu indah dan nyaman.
Saya pribadi (tenan ki dab, tanpa embel-embel organisasi, profesi dan imunisasi), kok merasa agama, fatwa, dan arogansi kyai kok sudah diisi muatan politis yang begitu kental, pait dan panas (ra koyok kopi joss'e lik man).
Yang lumrah aja lah dalam menjaga diri, lebih baik berkaca pada lubang WC saja, jadi jelas dan jujur, jangan di kaca terus..biar borok dan bau kita terliat oleh kita sendiri,
Nuwun sewu kula sanes santri
abi ngangkring @ 01 Jun 2009 | 07:54:14
berhubung laptop saya udah ditempeli stiker halal..... jadi facebook yang dibuka lewat laptop jadi halal
ngono ae koq bingung
siapa mau pesen stiker halal???
brengos ngangkring @ 02 Jun 2009 | 08:18:14
apa yang dilakukan para santri ats face book adalah upaya yang sia-sia, tak ubahnya menahan lajunya angin dengan tangan kosong, bodoh dan terbelakang, sebagai amntan santri, saya tidak pernah alergi terhadap segala hal yang bersifat baru ( teknologi ),bagiku, teknologi tak ubahnya senjata, dia tidak menjadi jahat apabila dipegang aparat penegak hukum yang bermoral, tetapi bukankah senjata akan menjadi sesuatu yang amat sangat berbahaya jika dipegang koruptor atau para penjahat, tak ubahnya face book, dioa hanyalah sarana, bukan sebuah objek keslahan.
vachmee ngangkring @ 04 Jun 2009 | 19:29:22
kalo menurutku Facebook itu malah banyak manfaatnya kok.. bisa juga kita berdakwah lewat facebook.. Toh mungkin perlu di tekankan aja pemakaian facebook itu jangan sampai lupa waktu ( itu sebenere yg jadi permasalahan di jawa timur ) krena mungkin mreka jadi lupa waktu buat ibdah + macem2.. Nah kalo dari personal nya bisa bijak memanfaatkan facebook toh itu malah bisa jadi media dakwah paling efektif untuk saat ini...
rusi ngangkring @ 07 Jun 2009 | 08:42:15
acara TV yang berjudul " THE MASTER" juga akan dikenai hukum harom, karena kata mereka pertunjukan itu menhadirkan jin, setan, demit dan sebangsanya (weleh-weleh tahu dari mana....???)
aneh, padahal agama lain tidak pernah mempermasalahkan deh
ada apa ini sebenarnya ?.
jangan-jangan kopi jos nya Lek Man juga haram karena areng kok dimasukin ke air kopi, kan areng itu najis, gak suci...
oalah....
arek.suroboyo ngangkring @ 08 Jun 2009 | 22:44:40
Masalah halal opo haram sakjane soal sing rumit kanggo awakku sing sik sinau Agama. Opini iki cumak sebatas pengetahuanku soal halal lan haram.
Gusti Allah SWT nggawe aturan halal ambek haram iku karna ana alasane, dudu cuma "Pokok e..", alasan iku isok rupo alasan keilmuan utowo alasan sosial.
Haram soal air liur anjing: Sakjane dudu cuma air liur anjing sing haram, kabeh air liur binatang bertaring kaya monyet, kucing iku yo najis iki onok kaitane ambek penyakit rabies. Tapi kenapa meh sebagian umat Islam malah ngharamno ngingu asu tapi malah miara kucing, nek didilati kucing gak po po nek asu malah haram. Kenopo?
Daging babi iku haram : iku ancene terbukti karna daging Babi ternyata mengandung unsur cacing pita sing luwih akeh timbang Sapi lan Kebo. Tapi baru2 iki MUI mengharamkan vaksin meningitis karna jare pabrik pembuate onok unsur enzim babine. Masalahe nek kudu nggawe enzim babi gawe vaksin meningitis kudu yak opo maneh. Padahal nyang Arab penyakit iki termasuk mematikan.
diana cantique ngangkring @ 10 Jun 2009 | 22:17:25
g tau deh yg bener / yg salah yg mana. tp mnurut pndapat aku... idup itu harus ikut jaman. kl apa2 haram lah gmn mau maju.. semua harus ada tolak ukurnya. g waton nylekop. pesbuk, pe es, dsb diharamin.. terus gmn kita mau bersaing sama dunia internsional kl sgala sesuatu yg berbau teknologi d haramkan sama para petinggi ulama di negeri ini yg mayoritas islam semua... even cuma Islam KTP :D
yang mau ikut2 sendko dawuh kalih fatwa meniko nggih monggo.. yang g mau ikut nggih sumonggo. Toh semua dah da konsekuensinya masing2. Toh kita dah sama2 dewasa:D
Maturnuwun, jika da yg menyinggung mohon maaf. :)
rusi ngangkring @ 19 Jun 2009 | 08:27:21
ternyata pesta kawinan di tanah suci Mekah bukan jaminan untuk membentuk sebuah rumah tangga yang sakinah, warahmah, wa mawwadah, walahwalahwalah... contonya Tamara blejeti, Paramita Rusakdi dan terakhir Cici paramida yang di tabrak suami gara2 pengen tahu wajah selingkuhan suaminya.
artinya pegelaran kawin di Mekah itu lebih kental warna pamer gengsi, pamer kekayaan (strata sosial) dan motivasi lain demi kepentingan popularitas semata dengan menggunakan simbul kesucian agama.
perkawinan model inilah mungkin perlu di FATWAi karom, karena jelas mempermainkan agama, dan komersialisasi kesakralan tanah suci.
begitu juga dengan ketik spasi jodoh kirim ke ....
itu juga harus di FATWAi haram, karena jelas berpraktek seperti dukun ramal yang mendahului takdir dan ketentuan Tuhan.
sayangnya anggota MUI gak ada yang senang ngangkring, jadi mereka ya tidak tahu protesku ini.
yo wis lah
sekali ngangkring tetap ngangkring
presidennya tetap Lek man dengan kopi Josss nya
rusi ngangkring @ 17 Jul 2009 | 21:29:14
benar kan apa harapan saya kepada MUI utk segera mengeluatkan FATWA HARAM NGEBOM.
karena tidak segera di keluarkan fatwa maka BOM pun mengguncang Jakarta, dan Mencenter united pun batal bertanding di Indonesa.
siapa yang rugi ?. BANGSA INDONESA tentunya. isu berkembang kemana-mana, mulai dari tidak puas terhadap hasil PILPRES/PILEG sampai kelompok teroris islam jamaah nurdin m top dan al kaeda.
Hasim mujadi (ketua PB NU) mengatakan: " jangan kaitkan Bom mariot dengan islam.", namun kenyataannya yang melakukan pengeboman itu kok ya beragama islam.
apalagi densus 88 baru-baru ini juga berhasil "mengendus adanya jaringan teroris nurdin cs" di jateng.
mungkin ini yg dinamakan transasksi sosial, artinya ketika nordin kepepet, maka dia pun beraksi dengan bom.
mudah2an angkringan e Lek Man bukan targetnya nurdin cs.
amin
