Malpraktek
Pengangkring

Fathdjri
Kategori : lain lain
@ 29 Dec 2006 | 02:01:20


Malpraktek? .... wah memang bikin gregetan. Tetanggaku ilang nyawanya karena malpraktek itu. Masih tetangga juga nih, yang harus kehilangan puluhan juta rupiah karena kesalahan prosedur operasi usus buntu. Masih untung nyawanya terselamatkan. Kemaren istri temenku lahiran ... hanya gara-gara doktere telat datang, ama suster-nya, si bayi mau keluar di halang-halangi pakai tangan (wekekekekek) gimana tuh ngebayanginnya. Akhirnya sobek-sobek nggak karuan deh jalan bayinya ... hehehehe .... so ... pendarahan hebat, jahitannya multi okeh, untung mesin sewing-nya gak rusak ... :P

Gara-gara dokter telat diagnosa dan hanya untuk memenuhi kuota rumah sakit (maksudnya semakin lama nginep semakin gedhe tagihan) .... putraku tersayang (usia 9 tahun) harus kehilangan nyawa, karena telat di rujuk .... :((

Menurut saya, UU Malpraktek sudah sangat mendesak diberlakukan di Indonesia (nggak tau deh kalau di Luar Negeri). Selama ini, dokter ato rumah sakit sepertinya kebal dengan tuntutan dari pasien ato keluarga pasien malpraktek. Paling-paling juga cuma di jewer ama si-Kode Etik Kedokteran.

Jadi kalo ada UU yang mengatur malpraktek, pasien akan terlindungi dari ulah dokter bego dan rumah sakit yang cuman money oriented.

Mungkin ada angkringers yang calon dokter? ato juga calon wakil rakyat?

Kalo jadi dokter ya jadilah dokter yang nggak malpraktek.
Kalo jadi wakil rakyat, ya titip tuh Undang-Undang Malpraktek.


Salam
Fadjri
### ingatlah he poro sedulur, awake dhewe iki calon mayit ###
Ray ngangkring lali ra mbayar

Ray ngangkring @ 29 Dec 2006 | 20:26:26

Ikut bersedih karena kasus yg menimpa mas fadjri.. semoga diberikan ketabahan.

ya emmang mal praktek makin lama kok makin trend yah, apa mereka ndak mikirin akibat dari kelakuan mereka yang sangat merugikan, bahkan sampai kehilangannyawa seseorang.

semoga calon calon dokter masa depan adalah dokter yg merakyat, yang tidak money oriented tapi lebih ke social oriented. amin

*sekalian karo ngetest komentar*

test lagi

Ray ngangkring @ 29 Dec 2006 | 20:48:27

dari tadi salah ternyata ngedit file di server yg lama :(

mal praktek ???

ngangkring @ 01 Jan 2007 | 04:08:01

pertama-tama, saya turut berduka cita atas kepergian putra mas Fadjri. bukan bermaksud mengingatkan kembali, tetapi sakit apakah putra Anda? lantas Anda obatkan di rumah sakit mana?

kedua, yang dimaksud dengan malpraktek itu apa?

saya bukan calon dokter, saya cuman seneng ngopi dan ngudud di angkringan tugu. tapi pakdhe saya dokter, putri kecil saya jebolan kesehatan, dan saya ada beberapa kawan dokter muda yang sering bertukar pikiran tentang profesi masing-masing. semoga latar belakang saya yang seperti itu, tidak menjadikan saya disqualified untuk memberikan komentar .. nantinya.

topik yang Anda angkat sangatlah kasuistik. dengan kata lain, harus dilihat dengan jeli dan objektif dari satu kasus per kasus. mungkin menyakitkan bagi Anda dan kawan-kawan lain, tapi saat ini saya membela para dokter dan rumah sakit yang Anda tuduh melakukan malpraktek, secara kasuistik.

tidak bisa digeneralisir seperti ini: dokter adalah bego. rumah sakit adalah money oriented.


Boleh (bagian I)

Fathdjri ngangkring @ 03 Jan 2007 | 11:20:47

Begini mas don,

Anda boleh membela para dokter yang mungkin memang patut dibela, wong sebetulnya nggak usah di bela dokter juga udah menang. Maaf kalo saya menyinggung anda dan keluarga anda yang berprofesi sebagai dokter.

Betul tidak semua dokter bego atau tidak semua RS mani orinted. Tapi harus diakui ada beberapa yang seperti itu. Walopun bukti-bukti susah dikumpulkan. Saya juga mengenal beberapa dokter yang sangat bagus dan care dengan pasien. sekali lagi tidak semua dokter bego.

Anak saya mengalami gejala seperti orang stroke, bibir udah merot, badan yang kanan udah nggak bisa bergerak, dan dia muntah terus. Saya bawa ke Sebagai dokter (yang seharusnya lebih tau dari awam) seharusnya bisa dengan cepat menyimpulkan bahwa ini ada sesuatu yang nggak beres dengan otak. Tapi malah dikasih obat anti mual. Hari pertama obat mual cair, masih muntah, diganti pake yang tablet, masih muntah di suntikan lewat infus (bego ora dab). Padahal dia dokter spesialis anak.

### ingatlah he poro sedulur, awake dhewe iki calon mayit ###
Boleh (bagian II)

Fathdjri ngangkring @ 03 Jan 2007 | 11:29:19

Maksud saya pertama, saya bawa anak saya ke Rumah Sakit Ibu dan Anak. Penanganannya ya seperti itu. Baru hari ke tiga si dokter spesialis anak angkat tangan dan merujuk ke dokter spesialis saraf dan spesialis jantung. Tapi wis 3 hari dab .... opo nggak telat diagnosa? atau biar nginep sik suwe?

Nah dari situ dokter spesialis saraf menyarankan di rujuk ke RS yang lebih lengkap. Dan tujuan rujukan rumah sakit saya adalah Siloam Hospital di Karawaci tangerang.

Baru disini dokternya mantap .... tapi sudah sangat telat.
Dokter di sini sangat bagus, mereka membentuk tim yang beranggotakan 6 dokter spesialist. Satu dokter spesialis saraf, satu spesialis anestasi, dua dokter spesialis anak, satu spesialis jantung dan satu spesialis bedah saraf.
Anak saya sudah nggak bisa apa-apa. Pada hari itu dirujuk anak saya sudah koma. Padahal rencana bedah saraf otak sudah dijadwalkan, kamar dan alat-alat sudah disiapkan. Biaya sudah nggak ada masalah.

### ingatlah he poro sedulur, awake dhewe iki calon mayit ###
Boleh (bagian III)

Fathdjri ngangkring @ 03 Jan 2007 | 11:38:40

Oh ya ... sebelum memasuki bedah saraf. Anak saya di MRI
(magnetic resonance imaging), sehingga ketahuan ada pendarahan otak disebelah kanan.

Jadi begini, rumah sakit dan dokter yang pertama menangani anak saya ternyata sangat telat. Saya konsultasikan dengan dokter di Siloam Hospital, seandainya saya bawa pada hari pertama, masih ada kemungkinan untuk disembuhkan. Saya menganggap keterlambatan dokter dalam menganalisa sakit anak saya adalah sesuatu yang tidak bisa diterima. Ini soal nyawa, jadi saya menjustifikasi sebagai malpraktek.

Walopun mas don hanya suka ngangkring sambil udud dan ngopi, tapi saya yakin mas don adalah orang yang pandai.

Silakan kalo memang mas don tidak terima dengan pernyataan saya. Malpraktek di kedokteran sudah banyak terjadi, kalo pasien nggak mati, paling juga cacat.

Semoga tidak ada dokter yang bego dan RS moni orintid.

Salam

*** terimakasih ucapan dukanya, anak saya meninggal 7-08-2006

### ingatlah he poro sedulur, awake dhewe iki calon mayit ###
sabar...

dayang sumbi ngangkring @ 04 Jan 2007 | 04:00:05

mas... fadjri.. musti sabar yahhh....

saya juga turut berduka cita atas meninggalnya anak mas tercinta...

saya belum pernah merasakan apa yang mas fadjri rasakan tapi allah pasti sudah merencanakan hal ini dan itu yang terbaik untuk kita semua... insya allah...

so.. don't be so much upset .... show must go on....

mudah2an mas fadjri sekeluarga selalu d beri ketabahan walaupun sudah berlalu beberapa waktu selang...

Women are stronger than men; they do not die of wisdom
time will heal

jembar ngangkring @ 04 Jan 2007 | 05:26:00

Mas Fadjri, saya turut prihatin dan berduka cita atas musibah itu. Sangat sulit memang menerima kenyataan kepergian orang yang teramat kita cintai. Tapi, Insya Allah, waktu yang akan menyembuhkan...

Malpraktek, pelayanan dan tindakan medis yang kurang memuaskan, serta tingginya biaya pengobatan, sepertinya memang masih menjadi bagian dari hari-hari bangsa kita. Tapi--seperti harapan Mas Fadjri--bukan tidak mungkin kita akan beranjak ke arah yang lebih baik.

Kita butuh lebih banyak dokter yang qualified dan berdedikasi, kita perlu lebih banyak orang yang membela hak-hak dokter agar mereka lebih nyaman dan terlindungi dalam bekerja, kita mendambakan suprastruktur dan infrastruktur kesehatan yang jauh lebih memadai.

Suatu saat kelak, entah kapan, jika kita berhasil mencapai hal seperti ini, mereka yang pergi karena malpraktek--atau apa pun namanya--tidaklah sia-sia...

semoga jadi bapak yang baik
Wis Ikhlas dab

Fathdjri ngangkring @ 04 Jan 2007 | 11:41:30

Alhamdulillah, saya sudah mengikhlaskan semuanya.

Terima kasih buat Mas Don, mbak Dayang Sumbi dan juga mas Jembar.

Bagi saya sudah nggak ada masalah lagi, toh kalo mau diributkan juga anak saya nggak bakal hidup lagi, semua sudah digariskan oleh Allah Tuhan Semesta Alam.

Tetangga depan rumah saya persis (ibu muda 28 tahun, dengan 3 anak) juga meninggal akibat penanganan rumah sakit yang sama dengan rumah sakit anak saya itu (RSIA). Dia keguguran dan selang satu hari kemudian di kuret (apalah namanya), tapi ternyata malah terjadi pendarahan hebat, sehingga dia kehabisan darah dan meninggal beberapa jam kemudian, sedih dan geram dab.

dan saya tidak menggeneralisir ......

Hanya ke depan, harapan-harapan dari saya dan juga mas jembar semoga terwujud.

Sampun cekap semanten kemawon.
Matur nuwun.

### ingatlah he poro sedulur, awake dhewe iki calon mayit ###
maaf dan terima kasih

ngangkring @ 08 Jan 2007 | 08:46:05

terima kasih mas Fadjri yang telah menjelaskan dengan gamblang "kasuistik" yang saya minta dulu. maaf sungguh maaf ... saya menyesal bila telah menyinggung rasa dan perasaan mas Fadjri dan keluarga.

kesalahan dokter pertama adalah diagnosa yang dangkal. seharusnya sebagai spesialis, dokter harus memberikan diagnosa "terburuk" dan mungkin membutuhkan biaya besar untuk membuktikan diagnosa tadi. amat disayangkan hanya diagnosa "mual".

semoga UU Malpraktek atau apapun itu namanya, dapat segera dilahirkan untuk kebaikan bersama, yaitu pasien, dokter, dan rumah sakit.

saya tanamkan dalam hati, sepuluh hari menjelang hari kemerdekaan republik indonesia ini ... saya akan berdoa untuk sang buah hati mas Fadjri dan keluarga.

requiem in pace, in caeli eterna ....


ikut mendoakan anak anda

soujirouseta ngangkring @ 09 Jan 2007 | 08:28:42

entah doa saya ikutan diterima apa tidak.
memang betul apa yg mas fadjri bilang, kalo memang itulah yg digariskan Allah, apapun yg kita lakukan tak akn bisa tuk mengubahnya.
pun tidak ada yg akan menyalahkan anda jika anda tlah mengikhlaskannya.
tapi coba kita bayangkan, anak anda bukanlah pasien terakhir dari doker 'bego' dan RS 'moni orintid' tadi. bukan tidak mungkin akan ada mas fadjri - mas fadjri lain yg mengalami spt apa yg mas fadjri alami. apakah nantinya semua kasus harus berakhir seperti ini? apakah kita, saya, mas fadjri, atau barangkali ada doktre 'bego' yang ikut membaca postingan ini, tdk bisa mencegahnya?!
menempatkan yg salah pd tempatnya bukan berarti tidak menerima kehendak Allah bukan?
lantas untuk apa UU dibuat?
harapan saya intinya sama, saya yakin begitu juga dg dokter-dokter / pelaku medis yg lain di indones, spt anda juga, agar kita sma bisa ke arah yg lebih baik. bukan begitu?..bukan...

...cape' deeh......yuuk..
tetap tegar..

lala bolonz ngangkring @ 04 Oct 2007 | 09:19:20

salam knal pak..
saya baru liat tulisan bapak..
turut berduka cita pak..

spertinya terlambat sya baca tulisan bapak ini..
sperti yg teman2 sdh katakan... mungkin smua sudah digariskan oleh yang Maha Kuasa... jadi tetaplah tegar..

sya ga brmaksud untuk mengungkit..
sya seorang perawat.. sdikit bnyak tahu ttng penyakit, n concern dng masalah bapak..
tanda dan gjala yg bpk katakan di awal, eg. sperti orang stroke, etc. apakah swktu prtama x datang k rs? apa causa nya? terjatuhkah? terkena benturan keras? atau apa?
bila itu mmang trjadi.. 100% sya yakin, mslah nya mmang ada pada otak, slaku 'komputer,-sistem tubuh'..
bila sudah mengenai otak, maka manifestasinya pastilah mengenai multiorgan, sensori motorik.., anak bisa mual, pusing, demam, lemas pada ekstermitas, etc..
ct scan, adalah diagnostik minimal yg dpt dilakukan.. pmeriksaan darah, dan tidakan yg cepat dan TEPAT harus dilakukan..

mnurut saya ada beberapa faktor.. Man, dalam hal ini semua tenaga kesehatan yg terlibat..


lanjutan..

lala bolonz ngangkring @ 04 Oct 2007 | 09:29:40

machine... apakah alat diagnostik, laboratorium, dan expertise radiologinya adekuat atau tidak? n, tntu saja klinis/ kondisi si adik.. keterlambatan mmbawa k RS jg mmberikan dampak hebat, krn every disease has its own golden time..

bnyak faktor pak.. I' mean, generalisasi dokter "bego", RS money oriented, mungkin kata yg nyaman bapak ucapkan saat itu dan saat ini...
Bila manapun ada oknum sperti itu, mereka akan mendapat ganjarannya sendiri..
Saya sering menemui dokter spesialis yg tidak terlalu pintar, namun cekatan/ tanggap menilai situasi, jam terbang menangani penyakit yg variatif... namun ada juga dokter,prof.. yg saat mendapatkan kasus sdrehana malah mngalami kesulitan..
Kepintaran, Jam terbang ngadepin penyakit, Kepekaan menilai situasi, sense of being, dan hikmat membuat keputusan kritis adl beberapa faktor dari lots of other factors..
soal RS money oriented, saya akui memang ada.. tapi kembali... ganjaranny pasti ada, cepat atau lambat..
dari sinilah pula, kluarga prlu jeli..


lanjutan lg..

lala bolonz ngangkring @ 04 Oct 2007 | 09:40:56

kita dikaruniai suara hati.. aura dr playanan kesehatan yg kurang baik pasti dirasakan oleh stiap kluarga... nah saat mrasa sperti itu cpatlah pula membuat kputusan.. pindah RS, cari second opinion, etc..

tp diatas smua itu... ga da batasan waktu, ato tmpat, dmana trjadi ksalahan.. pd rumah sakit non profit taking, jg bisa trjadi ksalahan.. pada dokter yg pintar, cerdas, pun bisa trjadi ksalahan.. tp bnar, ksalahan msti diperbaiki dng praturan yg tegas, dan jelas..

soal tetangga istri bapak yg partus? melahirkan.. sungguhkah bapak melihat dengan mata kpala bapak sendiri, kalau tangan perawat menghalang-halangi jalan lahir anak??

bila itu trjadi, wah itu dosa besar... n yakinlah akan dapat ganjarannya...

tapi saya jd tertawa geli aja.. ada perawat sperti itu... alias saya kurang yakin atas prnyataan bapa..(atau mmang krn pnjabarannya kurang bnyak).. bila itu trjadi pasti komplikasi partus nyata terlihat pada byinya pula.. asfiksia misalnya, yg dapat dilihat dr apgar score yg


lanjutan lg jg..

lala bolonz ngangkring @ 04 Oct 2007 | 09:51:43

rendah... tngan penolong biasanya mmang akan menahan kepala bayi dengan lembut awalnya... karena manuver bayi pertama adalah mendongakkan kepala dengan tajam ke atas.. dan bila tidak ditahan secara perlahan maka akan ada resiko rupurnya atau robeknya saluran kencing ibu.. yang berjarak krng lbih 1-2 cm saat kontraksi.. komplikasi akan lebih parah toh...

jalan lahir yg robek kmana-mana? wh itu psti trjadi bila tidak dilakukan episiotomi.. dmana aturan persalinan normal saat ini/ terbaru jg mnyarankan tidak dilakukan episiotomi bila tidak ada indikasi yg khusus..
so pasti vagina yg berdiameter 1-2 cm dan elastis, harus memperlebar maksimal/ dilatasi maksimal.. agar kepala bayi yang minimal berukuran 10 cm itu dapat keluar... dan pastilah akan terjadi robekan yg compang camping..
namun bila kontraksi ibu ga terlalu kuat, anak terlalu lama di jalan lahir, baru dibuat episiotomi, sehingga persalinan dapat lebih cepat..

urusan perdarahan lain lg... bisa ditelusuri dari perawatan


lanjutan lh jg pula...

lala bolonz ngangkring @ 04 Oct 2007 | 10:03:46

saat khamilan/ antenatal care nya, Hbny bagus tdk? nutrisi tercukupi dengan baik tidak? ada gangguan kontraksi tidak? minum telor ayam kampung, rumput fatima, jamu, atau minyak goreng sebelum partus tidak (krn makanan trsebut mrusak kontraksi uterus)? tekanan darahnya tinggi tidak? cara mengejannya bagus tidak? penganganan cairan intrapartum bagus tidak? wah pokoknya bnyak faktor pak..

soal jahitan... itu lebih privasi lg... ada jg ibu2 yg tdk mau dijahit.. ada jg yg mau dijahit 'smpurna' agar sperti prawan lg.. tinggal bidan, perawat yg menangani saja menilai dng bijak..

skali lg bila bapak memang scra jelas melihat perawat dng sengaja menutup jalan lahir untuk menunggu dokter, saya angkat tangan...
tp bila bapak tidak tahu percis kejadiannya... tolong jgn asal berkomentar.. krn bapak secara tidak langsung membuat suatu 'image' buruk bahwa perawat 'mampu' melakukan hal sehina itu..
kl saya menolong partus ibu itu, lalu melihat tulisan bapak ini.. saya bisa saja menuntut bapak..


masih lanjutan ..

lala bolonz ngangkring @ 04 Oct 2007 | 10:19:34

krn sudah membuat pernyataan yg tidak sebenarnya, dan menyinggung profesi keperawatan..

koin memiliki 2 sisi..

tahukah bpk beratnya menjadi seorang perawat? tahukah bpk, di indonesia tercinta ini, appraisal terhadap prawat msh rendah.. tidak sperti d luar negeri..

prawat bkerja pagi.. siang.. malam.. perawat indonesia harus mengerjakan smua prasat n proses keperawatan (kl d luar negeri, 1 prasat hnya dlakukan 1orng prawat bersertifikat thd prasat itu, makanya prawat luar negeri kaget lihat bgitu bnyaknya pkerjaan yg hrs dlakukan prawat indonesia)..

mudahnya baby sitter dkatakan perawat jg..

penghasilan perbulan yg jauh lebih rendah dbanding pgawai administrasi negara.. atau pun SPG d mall2..

sgala macam ilmu msti dipelajari dr mulai anatomi, fisiologi, ilmu setara dokter, setara psikolog, belajar filsafat, tata negara, riset, ilmu kbidanan, jiwa, lansia, anak, bayi, n smua2nya yg menyangkut khidupan...

resiko terpapar dengan segala jenis penyakit yg menular dan mematikan..


terakhir..

lala bolonz ngangkring @ 04 Oct 2007 | 10:32:26

mesti menjaga kondisi fisik...

stress psikologis menghadapi tuntutan pasien dan keluarga pasien yg over..

sampai ada jg plecehan fisik yg dlakukan pasien

hal ini mungkin yg membuat beberapa teman saya lebih suka bekerja di luar negeri.. krn profesi perawat lebih dihargai..

saya sadar... stiap profesi ada resikonya.. orang lebih suka membicarakan hal yg buruk, kbanding membicarakan yg baik..
lebih sering orang menggemborkan kesalahan, dbanding mengucapkan terimakasih...

smua orang bebas berpendapat, dan atas pendapat yg ada, smua orang bebas menanggapi..

dmikianlah pndapat saya, khususnya untuk kasus persalinan yg bpk informasikan..

nursing is not just serving but also ministring..

tetap lah tegar..

tidak hanya untuk bpk sekeluarga..

tp juga untuk smua perawat yg sudah belajar sungguh2.. bekerja sungguh2.. n menghadapi pasien dengan smua perlakuan n tuntutannya....

dan bisa melayani pasien dengan cinta kasih..

kamsahamnida...
GBU


you're not the one who lost a child.. bolonz

AB5589YU ngangkring @ 05 Oct 2007 | 22:47:31

komentar yang bagus.
penjelasan yang gamblang.

gw terpesona, untaian kata itu.anda bener2 berbakat jadi lawyer.., honestly.


well done mbak perawat

Fathdjri ngangkring @ 17 Nov 2007 | 07:31:53

Terima kasih,

Terus terang saya tidak melihat langsung proses kelahiran... dan ini dinyatakan oleh si suami yang mengikuti proses kelahiran .. so anda mau menuntut saya? Silahkan saja ... gitu aja kok repot.

Mengenai perawat di hospital ... saya sangat menghargai mereka sebagai pribadi dan profesi. Saya tau, mereka bekerja di bawah tekanan yang hebat, Tapi tetap harus profesional ... ini menyangkut kesehatan dan bahkan nyawa orang.

Saya pernah punya pengalaman nggak enak mengenai perawat di RSUD (RSUD getuu loh ... so what?), alamak ...saya nggak tau di magang atau nggak ... setahu saya perawat biasanya pertama magang dulu (sodaraku ada yang jadi perawat) ... ya terpaksa, jadi kesal juga dengan sikap si mbak perawat ... (nggak usah disebutin kasusnya apa, nanti di tuntut lagi ... :)

Tapi terus terang juga, saya pernah bercita-cita punya istri seorang perawat, yar kalo sakit bisa ngrawat sendiri (ngirit) ... hehehe ... wis lah ...


Salam

### ingatlah he poro sedulur, awake dhewe iki calon mayit ###
ikut berdukacita

rika ngangkring @ 11 Dec 2007 | 09:02:24

mas, aku ikut merasakan apa yang mas rasakan. 10 sept kmrn anak keduaku lahir, setelah 8 tahun nunggu kebayang dong bagaimana perasaan kami sekeluarga, tak bisa digambarkan deh. Tapi di hari kedua ternyata anakku musti dioperasi, indikasinya, wah kita ini kan orang awam, dijelasin sama dokter juga inggih mawon, sing penting anakku sehat. Tapi ternyata setelah operasi bukannya sehat, justru kondisinya drop. akhirnya tgl 12 Sept kemarin anakku meninggal.
Aku sudah tanya ke berbagai dokter, tapi jawabnya gak jelas. Hanya satu yang aku tahu,ternyata masih lebih gentel mekanik mobil daripada dokter. Lah wong habis ngedel2 badan anakku, stlh meninggal, jawab mereka kasus anakku unik, udah end of disccussion.udah gitu mereka berani jawabnya rame2 berlindung di blkng komisi medik. paru-paru kan ibaratnya karburator mobil, nah teknisi mobilku aja kalau aku komplain mslh servisnya brani tgjwb sendiri, lebih gentel kan?

tamb ikut berdukacita

rika ngangkring @ 11 Dec 2007 | 09:24:49

Selama dalam kandungan anakku bae2 saja Bahkan setelah lahir sempat menyusui tapi entah kenapa keesokan harinya dinyatakan sakit, dan disarankan untuk dioperasi tanpa aku sempat melihatnya lagi sebelum op. Ya jelas wong masih ada kateter bertengger, mana bisa aku berdiri.
Kenapa aku bilang dokter pengecut? Aku sudah cari info kemana-mana bahkan ke om nya bojo yang jadi dokter, malah dia bilang sendiri kalau itu malpraktek. tapi lucunya beliau juga minta supaya kita tidak menyebutkan namanya. Dokter kandungan saya juga menganjurkan saya untuk minta reward. Reward apaan? Masa aku yang musti negejar-ngejar sang dokter? kay judul buku deh.
Itulah dokter bersembunyi dibalik sumpah rekan sejawat.

Untuk mas Fadjri kalau gak puas coba saja hub LBHK bukan apa-apa, paling tidak ada kepuasan kita dalam mencari jawaban. Dan si kecil di surga bangga karena ortunya berusaha.
Terus terang saya ada rasa ga puas kalau hanya menyimpannya dalam hati, sementara si dokter enak-enak saja berpraktek.

tamb lagi

rika ngangkring @ 29 Dec 2007 | 05:48:46

wah isi podo yooo.
Met tahun baru, semoga tahun yad akan lebih baik lagi, dan semoga para konsumen kesehatan akan lebih sadar akan hak-haknya. Untuk yang belum ngerasin kena malpraktek dan lebih membela para medik, terutama sinis terhadap korban malpraktek, ya terserahlah monggo mawon, tapi jujur dalam hati aku berdoa semoga mereka mengerti dan dapat merasakan apa yang aku alami. Buat mas fadjri, mana nih balesannya, kalo bisa kita2 ini korban malpraktek saling bersatu loh.

Selamat Taon Baru Hijriyah 1429

Fathdjri ngangkring @ 10 Jan 2008 | 02:02:58

Terima kasih mbak rika, saya juga sangat bersimpati dengan kejadian yang mbak terima. Semoga si kecil lebih bahagia di sana.

Saya ini 'wong ndeso' yang hanya ingin hidup ayem toto titi tentrem kerto rahardjo (seperti merk bis antar kota aja :D).

Kalo pun di tuntut akan sangat melelahkan dan butuh biaya yang tdk sedikit. Saat ini kalo tidak salah ada semacam peraturan atau undang2 opo aku pernah baca di koran, dokter tidak bisa dipenjara kalo ada semacam anggapan malpraktex. Karena kalo dokter bisa dipenjara karena profesinya itu, si dokter tdk akan bisa maksimal dalam mengambil keputusan untuk tindakan2 radikal dlm rangka penyelamatan pasien. Jadi biar dokter nggak gemeteran krn takut bikin salah n di penjara karena ngoperasi pasien dan si pasien gak ke tolong. (mudeng ora yo?).

Saya hanya bisa mengembalikan semua ini kepada yang maha memberi dan maha mempunyai hidup, Allah SWT.

Yow wiz ben dokter nya enak2 bar mateni uwong.
Sik mbales Gusti Alloh ...


-

### ingatlah he poro sedulur, awake dhewe iki calon mayit ###
rika ngangkring lali ra mbayar

rika ngangkring @ 15 Jan 2008 | 21:42:38

wah salut mas, iso sabar, wis njawani tenan. Aku iki kok ora iso yo... greges rasane awakku, opo meneh nek mbayangke anakku di dedel dowel, trus ngomong kasus anakku unik. Piye iki, nek unik kok mbedah. Kok ora diobeservasi ndisik sak durunge. Mas aku ini sudah nunggu 8 th, untuk putra keduaku ini. Nek aku meneng wae piye yooo. Opo meneh begitu aku join dlm LBH, aku melihat sendiri, begitu banyak yang menderita karena kasus malapraktek, dan ada kesan bahwa dokter2 agak cenderung mengambil entengnya saja dalam bertindak, karena mereka berpikir bahwa kalaupun terjadi sesuatu maka:
1. pasien males melaporkan karena, pasrah saja, tidak tahu mau kemana, tidak punya duit atau takut. (kalau soal duit LBHK tidak minta bayaran apa-apa, aku yo gak punya duit banyak mas nek dikon bayar sik)
2. Mereka bisa berlindung di balik komite2 kedokteran apalah (ada banyak aku lupa). Gak gentle toh mas, begitu menghadapi kasus, rame2 deh jawabnya, padahal kita sebagai pasien datang sendiri, paling2

lanj rika

rika ngangkring @ 15 Jan 2008 | 21:48:08

berdua didampingi kerabat. Terus pada rumusan peraturan KODEKI ada pasal 14 tentang KEWAJIBAN DOKTER TERHADAP REKAN SEJAWAT yang bunyinya: Setiap dokter memperlakukan teman sejawatnya sebagaimana ia sendiri ingin diperlakukan"
Artinya??? Cukup luas kan?
Oke segini saja mas, nanti kapan2 disambung lagi.Mudah-mudahan mas tabah, begitu juga aku, tapi mudah-mudahan langkah yang kita ambil bisa membuat para dokter akan berhati-hati lagi dalam bertindak, itu aja.Jadi yang gemeteran stop jadi dokter saja maaaass...

Semoga Gusti Alloh segera memberi ganti nya

Fathdjri ngangkring @ 17 Jan 2008 | 12:35:24

Ya ... memang sangat sulit untuk melupakan si kecil. Apalagi saya, anak saya yg meninggal berumur 9 tahun, anda berarti maklum, sudah 9 tahun bersama saya. Kenangan banyaaaaak banget. Bukan aku mengecilkan si kecilnya mbak rika yang mungkin baru berapa waktu di dunia.

Tapi semua milik Gusti Allah, memang waktu yang akan mengobati (time will heal, kata mas jembar). Semoga, kalo memang itu kesalahan dokter, akan ada pengadilan akherat yang lebih fair, tapi kalo itu dugaan saya yang salah, semoga Gusti Allah mengampuni saya.

Kita tidak tahu rencana Gusti Allah seperti apa, sehingga memberikan cobaan ini kepada umat-Nya.

Saya juga berharap, semoga perjuangan mbak rika mencari keadilan buat si kecil berbuah manis. Semoga Gusti Allah segera mengangkat rasa greges di badan mbak rika. Dan semoga Gusti Allah segera mengganti si kecil dengan segera. Karena alhamdulillah saya sudah diberi pengganti anak lanang lagi, lahir dengan sehat dan selamat. Sekarang sudah 3 bln dg berat 7.5 kg.

### ingatlah he poro sedulur, awake dhewe iki calon mayit ###
Mudah-mudahan nular ya

rika ngangkring @ 31 Jan 2008 | 09:36:32

Alhamdulilah kalau sudah ada penggantinya. Ya 9 taun pasti kenangannya sudah sangat banyak, dan sulit dilupakan, aku yang 2 hari saja masih terkenang-kenang. Cuma untuk aku yang lebih sulit adalah mengatasi depresi putriku sing mbarep. Sampai 3 bl stlh wafat adiknya putriku masih suka nagis sendiri, kadang kalau lagi jalan2 dan lihat bayi yang mnrtnya mirip adiknya maka dia akan berteriak, mah itu adik dibawa pergi orang. Kalau malam menjelang, putriku suka menangis bahkan dalam tidurpun berteriak-teriak memanggil adiknya. Tapi alhamdulilah semua berangsur-angsur membaik. Nyuwun pangestunya saja mas, mugi2 kulo isih diparingi putro/putri. Umur kulo wis katah mas, jadi kadang-kadang cuma bisa ngelus dada mendengar doa putriku sebelum tidur.

lanj mt doa

rika ngangkring @ 31 Jan 2008 | 18:35:43

Pagi ini putriku mandi, diambilnya boneka kesayangannya yang diberi nama sm dengan nama alm adiknya. "Mah aku mau mandi sama adik." 'adiknya' itu disabuni, kemudian dibasuh sebagaimana membasuh seorang bayi, kemudian dibawa ke kamar dihanduki, diberi myk telon, baju dn diselimuti. Kalau sang 'adik' jatuh atau ketutupan bantal/selimut maka putriku akan marah. Gilakan putriku? Tidak...dia tahu itu boneka, tp dia melampiaskan kerinduan akan adiknya pd bonekanya. Kalau mas mau lht gambar/film anak2ku aku mskkan dalam Multiply lalu buka rika's site. Ngomong-2 mas ini jowone pundi? Nek aku Sentolonan, ndeso too mas.

rika ngangkring lali ra mbayar

rika ngangkring @ 31 Jan 2008 | 18:43:45

Ini foto aku sama putri tunggalku. Kalau foto dan film putraku ada dalam multiply. Itu foto alm putra lanangnya ya mas, mugi-mugi diparingi ketenangan ya mas. dan kita semua yang ditinggalkan menjadi lebih tabah, kuat dan mudah-mudahan ada hikmahnya dibalik semua ini.

Saya dari Tempel, Sleman, Jogja

Fathdjri ngangkring @ 10 Feb 2008 | 18:07:49

Kulo nderek prihatin, semoga putrine sik mbarep saget cepet2 dapet adek lagi. Umur nggak masalah, sik penting ridho Gusti Allah. Insyaalloh Gusti Allah paring putro/i maleh.

Depresi anak saya yang kedua (adik almarhum) waktu itu masih 3,5 taon juga mbikin saya miris. Kalo malem manggil2 kakaknya. Saya hanya bisa menghiburnya kalo kakak udah enak di surga (saya juga hrs menjelaskan definisi surga).
Kadang kalo si adek marah atao ngambek, dia teriak teriak mau nyusul kakak aja, opo gak sedih.
Kemaren dia ngomong,
Pa' kakak udah ninggal ya, iya jawab saya. Nanti kalo kakak hidup lagi asik ya pa'. Lho emang adek mau ngapain kalo kakak hidup lagi? tanya saya. Ah dedek mau minta maaflah ke kakak. Lho kok minta maaf, emang adek salah apa ama kakak? pokoknya minta maaf aja, jawabnya .... wah sedih mbak, mataku mbrambangi...sedih tenan.

Tapi kabeh sik duwe Gusti Allah, semua milik Dia, kita hanya di beri mandat aja untuk mengelolanya, kalo Pemilik udah meminta ya kita bisa apa ...

### ingatlah he poro sedulur, awake dhewe iki calon mayit ###
Foto

Fathdjri ngangkring @ 10 Feb 2008 | 18:18:36

Foto kemaren itu adalah foto adik alm. Ada foto2 dia yang sedang koma di RS, sedih bangets kalo liat lagi, tapi itu kenangan yang nggak akan terlupakan, pengeling-eling kalo saya udah ada anak yang nunggu di sana. Foto2 alm yang laen ada tapi gak saya share. ada juga yang saya simpen di beberapa e-mail account. Takut nanti si kompi kena virus habis lah data2 nya.

Nggih mugi-mugi Gusti Allah segera paring putro/i maleh dumateng mbak Rika. Putro/i yang sehat dan sholeh/sholehah. Secepatnya segera dapet ganti, mbak Rika juga rajjin2 saja berdo'a, perbanyak juga sedekahnya, insyaalloh Gusti Allah ngijabahi ... Amin.

### ingatlah he poro sedulur, awake dhewe iki calon mayit ###
Amien

rika ngangkring @ 02 Mar 2008 | 10:31:40

Aduh mas ternyata sama juga ya. Agak ringan rasanya bebanku. Tadinya aku selalu pergi, naik sepeda sendiri kalo mau nangis, sampai lama2 jadi kebiasaan kerja juga bawa sepeda.
Anakku juga minta maaf sama adiknya, hanya karena dia sudah besar permintaan maf itu ditulisnya dan diberi gambar.
Atiku nyesek saat itu, mungkin sama dengan mas ya. Oke deh thanks doanya. Memang pedih dan nyesek, tapi hidup kita musti berjalan terus Mudah2an aku ketularan ya, dan matur nuwun banget doanya....

Fathdjri ngangkring lali ra mbayar

Fathdjri ngangkring @ 05 Mar 2008 | 21:58:59

Iki malah wingi adik e almarhum minta di anterin ke kuburan kakak e, katanya mau nunjukin gambaran naruto yang baru dia beli. Hiks, wah yo sedih meneh, tapi yo wes ... memang ikhlas itu susah n berat. Tapi yo memang harus dilakoni.

Mungkin mbak rika gak percaya kalo aku sempet ketemu almarhum anakku sesaat sebelum dia "pergi". Aku ngliat tabir atau kelambu berwarna hijau bercorak bunga yang indahnya gak ada di dunia ini. Tanganku gak iso ngebuka tabir itu, tiba2 ada bayangan anakku almarhum di tabir itu terus ngebuka tabirnya. Dia ngelongok dan ngliat ke aku dengan wajah yang gak suka gitu, mungkin dia jadi terhambat karena perjalanan menuju tempat yang lebih indah di interupsi ama aku. Akhirnya dia nutup kembali tabir itu dan aku hanya bisa ngliat bayangannya di tabir itu semakin menjauh. Tidak ada percakapan apapun waktu itu. Nah itulah mbak yang membuatku bisa ikhlas, ternyata anakku gak suka aku tahan di dunia ini, berarti ada kehidupan yang lebih bagus lagi di "sana".

### ingatlah he poro sedulur, awake dhewe iki calon mayit ###
Apa kabar?

rika ngangkring @ 15 May 2008 | 01:01:20

Aku nggak pernah mimpi ketemu anakku, entah kenapa. Kalau aku mas, justru kalau ngggak berbagi info kok rasanya berdosa, dan kalau aku diam saja, kok kayanya meninggalnya anakku sia-sia belaka. Ya mungkin kita punya jalan berbeda, dan sampai sekarang aku juga belum punya anak lagi, usiaku sudah banyak mas.
Terus kalau aku sue, lebih ke pembelajaran supaya mereka "pihak medis lebih hati-hati dalam bertindak" Dan aku ngerasain kok, mereka lebih hati2 dan santun kalau aku datangi, apalagi yang tahu kasusku. Dan perlu kita tahu nggak semua dokter begitu, ada yang baik dan ada yang materi oriented. Kalangan dokter memang menilai kalau kita sue itu karena money oriented, ya itu terserah pribadi masing2 ya. Kebetulan aku juga kenal dengan orang yang untuk di RS PI, tujuan sebenarnya u memberi pelajaran agar mereka menghargai pasien dan membentuk yayasan untuk mensupport orang-orang yang merasa kecewa thd dunia medis.

Menu
Member menu
Username

Password


Lost Password ?
New User Join Now
Getok Tular
» 07 Oct 2013 | 03:35:39
ngga bisa ganti avatar :(
» 05 Apr 2014 | 13:49:54
pun saget mas tixoes :D
» 18 Sep 2013 | 03:07:57
akhirnya para angkringers senior pelahan mundur karna mendekati udzur, sementara angkringers yunior sudah pindah ke cafe dan resto
» 26 Aug 2013 | 02:02:08
dalam rangka menggaet suara anak muda yg tergolong dalam barisan "Swing Vooter" maka gubernur pun nekat nonton METALICA
» 14 Aug 2013 | 03:00:14
ternyata suasana indah romadhon dan lebaran dinodai oleh ulah FPI dan penembak gelap, sementara warkop, angkringan masih tutup mudik pulang kampung
» 31 Jul 2013 | 01:56:46
awakku sik onok rek hehehe
» 18 Jul 2013 | 23:41:30
huwaloooooooooohhhh :)
» 16 May 2013 | 08:14:15
kok sepi mamring ngene yo ?
» 22 Jul 2013 | 00:12:35
AKU MAHO :D
» 30 Apr 2013 | 07:04:10
jendral pol susno duaji hilang. sudah waktunya para relawan, mapala dan tin sar bergerak membantu kejaksaan mencari susno duaji. saat hilang beliau ada di daerah bandung yg berkabut tebal
Silahkan Login / Register Untuk isi shoutbox
Banner